Perjalanan singkat Den Bagus

Wedang uwuh merupakan minuman khas Imogiri yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti rimpang jahe emprit yang dimemarkan, daun cengkeh kering, daun pala kering, daun kayu manis kering, dan gula jawa yang diseduh dengan air mendidih. Wedang uwuh mulai ditambahkan dengan kayu secang sebagai pemberi warna menarik dalam minuman tersebut oleh para pedagang disekitar komplek Makam Raja-Raja di Imogiri sejak beberapa puluh tahun yang lalu. Begitu pula dengan berbagai macam bahan tambahan seperti daun sereh, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga yang ditambahkan oleh para pedagang di luar daerah Imogiri, seperti di daerah kota Yogyakarta (Windarno, 2011).

Wedang uwuh bermanfaat sebagai ramuan obat tradisional untuk pengobatan berbagai penyakit. Pemanfaatan bahan alami dapat menghasilkan residu yang lebih mudah terdegradasi dibandingkan bahan sintetik, serta efek samping dapat diminimalisir. Menyeruput wedang uwuh tak hanya membuat badan menjadi hangat. Minuman ini juga berkhasiat untuk meringankan masuk angin, menghilangkan rasa lelah, flu, batuk, dan melegakan tenggorokan. Hal itu karena setiap rempahnya memiliki khasiat yang beragam. Oleh karena itu, wedang uwuh berpotensi sebagai minuman herbal untuk kesehatan dan pengobatan.

Wedang uwuh Den Bagus pertama kali diproduksi pada tanggal 14 Agustus 2015 dan selanjutnya didaftarkan legalitasnya dengan pendaftaran IUMK no. 82/IUMK- Jetis/IV/2017.

Pada tahun 2018 Wedang Uwuh Den Bagus telah melakukam “Pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Minum Wedang Uwuh Massal” yang diikuti oleh 9.178 bersama Bupati Bantul Bapak Drs. H.Sudarsono. Ajang ini digelar bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018 di Lapangan Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul. Event ini diprakarsai dan diselenggarakan oleh Wedang Uwuh Den Bagus ( sertifikat terlampir ) bersama Pemerintah Kabupaten Bantul dan Asmamitra (Asosiasi Makanan Minuman Tradisional) Bantul atas dukungan dari beberapa BUMN seperti Pertamina, BNI dan para sponsor pihak swasta antara lain PT. Reliance Insurance dll. Kegiatan ini digelar untuk menyambut baik penetapan wedang uwuh sebagai warisan budaya tak benda asli Yogyakarta, berdasar sertifikat penetapan dari Kemendikbud yang diterima oleh Pemerintah Propinsi DIY. Video kegiatan pemecahan rekor MURI minum bersama wedang uwuh terlampir

Salah satu Co Branding yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Jogjatradition. Jogjatradition merupakan tanda yang menunjukan identitas dan ciri pengetahuan tradisional dan/atau ekspresi budaya tradisional khas Daerah Istimewa Yogyakarta. Produk Wedang Uwuh Den Bagus sebagai produk yang berasal dari yogyakarta juga sudah terdaftar menjadi sebagai produk yang sudah di sertifikasi Jogjatradition (sertifikat co-branding Jogja tradition terlampir).

Spesifikasi Produk

  • Bahan baku dan Proses produksi

Produk kami menggunakan bahan baku terpilih, yang disortasi dan dibersihkan secara intensif dengan teknologi pengeringan oven kapasitas besar. Kemudian dikemas dengan standar pengolahan dari BPOM serta alur produksi yang terstandar. Untuk tenaga kerja Den Bagus memberdayakan masyarakat lokal sekitar tempat produksi, terutama kaum perempuan, agar mereka lebih produktif dan mempunyai ketrampilan. Jumlah tenaga kerja sebanyak 12 orang.

  • Perizinan

Untuk produk kami yang sudah beredar dipasaran sudah memiliki izin edar

BPOM RI MD 869012005120 ( Wedang Uwuh Original)

BPOM RI MD 869012005120 ( Wedang Uwuh Celup)

BPOM RI MD 869012003120 ( Wedang Uwuh Serbuk)

Halal dari LPPOM  MUI No. 12120002370520

TEI 2019 - ITPC Jeddah
Komplek kepatihan Jogja Sultan HB X