Blog

Pemecahan Rekor MURI Minum Wedang Uwuh Massal

by in Event October 17, 2018

Wedang uwuh- yang kerap disebut “minuman sampah’- merupakan minuman tradisional khas Imogiri yang cukup populer di Yogyakarta. Pada tahun 2017, wedang uwuh ditetapkan menjadi salah satu dari 150 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Wedang Uwuh menjadi satu dari 18 wakil Yogyakarta yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia untuk bidang warisan makanan. Di tahun yang sama, wedang uwuh juga diajukan sebagai WBTB ke UNESCO PBB.

Poster pedah rekor MURI minum wedang uwuh massal

Penetapan wedang uwuh sebagai WBTB asli Indonesia akan dirayakan dalam ajang “Pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Minum Wedang Uwuh Massal” yang diikuti oleh 8.888 peserta. Ajang ini akan digelar bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018 di Lapangan Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul. Event ini diselenggarakan oleh Asmamitra (Asosiasi Makanan Minuman Tradisional) Bantul dan Dinas KUKPM (Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian) Kabupaten Bantul, dan produsen wedang uwuh Den Bagus  atas dukungan dari Pertamina dan Reliance Life.

“Pemecahan rekor MURI wedang uwuh ini sebagai wujud kami untuk mangayubagyo penetapan wedang uwuh sebagai Warisan Budaya Tak Benda asli Indonesia. Selain itu, kami juga ingin mengajak masyarakat dari berbagai kalangan baik anak muda maupun orangtua untuk ikut melestarikan wedang uwuh,” papar Dwi Karti Handayani selaku ketua penyelenggara, (23/10).

Dwi Karti Handayani menjelaskan, pihaknya akan mengajak masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa di Bantul dan sekitarnya untuk bergabung dalam pemecahan rekor MURI serentak ini. Akan turut hadir dalam pemecahan rekor tersebut Bupati Bantul, perwakilan dari MURI, Ketua Dekranasda Bantul,  dan Kepala DInas KUKMP Bantul.

Gebyar UMKM 2018

Pemecahan rekor MURI minum wedang uwuh ini merupakan rangkaian event Gebyar UMKM 2018 di Bantul yang berlangsung pada 27-28 Oktober 2018. Event yang baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Bantul ini mengusung tema besar “Muda Mandiri dan Inovatif”.

“Rangkaian kegiatan di event ini kami tujukan terutama untuk mengedukasi generasi muda terkait pentingnya UMKM. Bagi pelaku UMKM Jetis khususnya dan Bantul pada umumnya, event ini menjadi ajang promosi untuk mengenalkan produk-produk mereka lebih luas. Kami berharap, event ini akan mendorong munculnya para wirausahawan baru khususnya di Bantul, seperti semangat yang kami usung yakni ‘maju bersama UKM Bantul, mandiri dan inovatif,” terang Dwi Karti Handayani.

Selama dua hari penyelenggaraannya, Gebyar UMKM 2018  ini akan dimeriahkan dengan senam sehat massal, pertunjukan musik, dan pameran oleh 88 pelaku usaha UMKM di Bantul serta pemecahan rekor MURI sebagai puncak acara. Selain itu, event ini juga akan menggelar seminar “UKM Cerdas dan Digital Marketing” pada Sabtu, 27 Oktober 2018 di aula Desa Trimulyo, Jetis, Bantul. AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *